GAC Toyota telah memulai produksi robotaxi otonom penuh pertama berdasarkan kendaraan listrik (EV) bZ4X. Peluncuran ini menandakan langkah besar menuju layanan self-driving komersial, memanfaatkan sistem otonom generasi ketujuh terbaru dari Pony.ai. Perkembangan ini menyoroti tren yang sedang berkembang: produsen mobil dan perusahaan teknologi bekerja sama untuk mempercepat penerapan robotaxis.
Spesifikasi dan Desain Kendaraan
Robotaxi baru menampilkan desain bZ4X yang disempurnakan, termasuk lampu DRL berbentuk C yang khas. Kendaraan ini mempertahankan dimensi model produksi saat ini – panjang 4690mm, lebar 1860mm, dan tinggi 1650mm, dengan jarak sumbu roda 2850mm. Tersedia konfigurasi penggerak semua roda bermesin tunggal (163 kW/219 hp) dan motor ganda, memastikan keserbagunaan untuk kondisi berkendara di perkotaan.
Transisi ke platform EV khusus untuk robotaxis sangatlah penting; Kendaraan listrik menawarkan integrasi yang lebih lancar dengan sistem otonom karena komponen mekanisnya yang lebih sederhana dan pengoperasian yang lebih senyap. Hal ini berbeda dengan robotaxis Pony.ai generasi sebelumnya, yang menggunakan mesin pembakaran pada model Lexus RX450h dan Toyota Sienna.
Sistem Otonomi dan Perluasan Operasional
Sistem mengemudi otonom Pony.ai telah disempurnakan melalui pengujian dunia nyata di kota-kota besar Tiongkok seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen. Validasi ekstensif ini sangat penting untuk memastikan keselamatan dan keandalan di lingkungan perkotaan yang kompleks. Sistem ini telah dioptimalkan untuk berbagai skenario, termasuk kemacetan lalu lintas, penyeberangan pejalan kaki, dan berbagai kondisi cuaca.
Perusahaan patungan antara Pony.ai, Toyota China, dan GAC Toyota bertujuan untuk mengerahkan ribuan Robotaxis bZ4X pada tahun 2026. Ukuran armada telah berkembang pesat; dari lebih dari 200 kendaraan pada tahun 2024 menjadi hampir 1.000 pada akhir tahun 2025, dengan rencana untuk mencapai 3.000 pada akhir tahun 2026. Pony.ai memproyeksikan mereka akan mengoperasikan 100.000 robotaxis pada tahun 2030, mengantisipasi keuntungan sebelum tahun tersebut.
Investasi dan Prospek Jangka Panjang
Toyota pertama kali menginvestasikan $400 juta di Pony.ai pada tahun 2020, menyadari potensi teknologi otonom. Robotaxi bZ4X mewakili kelanjutan kemitraan ini, melanjutkan kolaborasi sebelumnya yang menguji sistem self-driving pada kendaraan seperti Lexus RX450h dan Toyota Sienna.
“Kami memperkirakan jumlah armada akan mencapai 100.000 kendaraan pada tahun 2030, yang menunjukkan bahwa perusahaan akan mencapai status impas sebelum tahun 2030.”
— Wang Haojun, CFO Pony.ai.
Peluncuran Robotaxi bZ4X menandakan sebuah langkah di luar pengujian dan menuju penyebaran komersial layanan ride-hailing otonom secara luas, dan menandai tonggak penting dalam perlombaan untuk menghadirkan kendaraan self-driving kepada konsumen umum.
