Toyota Highlander 2027 mewakili perubahan radikal dari SUV ukuran menengah yang pernah mendominasi. Menghadapi penurunan penjualan – sebagian karena persaingan dari saudara kandungnya yang lebih besar, Grand Highlander – Toyota telah membuang mesin pembakaran internal sepenuhnya dan memilih powertrain yang sepenuhnya bertenaga listrik. Ini bukan sekedar peningkatan; ini adalah konsep ulang yang lengkap.
Pergeseran Powertrain: Dari Gas ke Listrik
Highlander sebelumnya menawarkan pilihan mesin bensin dan hybrid. Model bensin standar mengemas mesin empat silinder 2.4 liter turbocharged dengan 265 tenaga kuda, dipasangkan dengan transmisi otomatis delapan kecepatan. Varian hybrid menghasilkan gabungan 243 tenaga kuda dari mesin 2,5 liter dan motor listrik, menggunakan transmisi variabel kontinu (CVT).
Highlander EV 2027 mengambil pendekatan berbeda. Model dasarnya adalah penggerak roda depan, menghasilkan 221 tenaga kuda dan torsi 198 pon-kaki, dengan perkiraan jangkauan 470 mil dari baterai 77-kWh. Meningkat ke penggerak semua roda menambahkan motor listrik belakang, meningkatkan output hingga 338 tenaga kuda dan torsi 323 pon-kaki, serta jangkauan yang lebih jauh 320 mil berkat baterai 96-kWh yang lebih besar. Hal ini menandai komitmen Toyota terhadap elektrifikasi, menyelaraskan Highlander dengan strategi kendaraan listriknya yang lebih luas.
Dimensi: Lebih Besar, Lebih Rendah, dan Lebih Panjang
Dimensi Highlander listrik telah diubah secara signifikan. Meskipun ukurannya berada di antara Highlander standar dan Grand Highlander, ia menawarkan perubahan penting:
- Garis Atap: Diturunkan hampir satu inci menjadi 67,3 inci.
- Lebar: Meningkat 2,3 inci menjadi 78,3 inci.
- Wheelbase: Diperpanjang 8,1 inci menjadi 120,1 inci.
- Panjang Keseluruhan: Tumbuh 3,9 inci menjadi 198,8 inci.
Jarak sumbu roda yang memanjang menunjukkan peningkatan ruang penumpang, meski Toyota belum merilis detail dimensi interiornya. Perubahan ini dirancang untuk memberikan EV ini tampilan yang lebih tertanam dan mengakomodasi baterai yang lebih besar.
Interior: Dimodernisasi, Namun Dengan Pengorbanan
Interior Highlander EV menerima peningkatan substansial dengan cluster pengukur digital 12,3 inci dan layar sentuh 14,0 inci yang lebih besar. Kenyamanan modern seperti pengisian daya nirkabel dan port USB-C juga disertakan. Namun, meskipun jarak sumbu roda lebih panjang, ruang kargo sebenarnya berkurang. Model 2027 hanya menawarkan ruang 16 kaki kubik dengan baris ketiga naik (turun dari 23 pada model sebelumnya), dan 46 kaki kubik dengan baris ketiga dilipat (dibandingkan 57 sebelumnya). Tidak adanya bagasi—bagasi depan yang biasa ditemukan pada kendaraan listrik—semakin membatasi kapasitas penyimpanan. Ini jelas merupakan kompromi, kemungkinan karena kendala pengemasan terkait drivetrain listrik.
Desain ulang Highlander EV mencerminkan adaptasi Toyota terhadap perubahan permintaan pasar. Peralihan ke powertrain serba listrik adalah langkah berani, namun berkurangnya ruang kargo mungkin menjadi perhatian bagi keluarga yang mengandalkan kapasitas penyimpanan model sebelumnya yang besar.























