Powertrain Kuda yang Didukung Geely Meluncurkan Mesin Hibrida Terbarukan yang Sangat Efisien

22

Horse Powertrain, perusahaan patungan antara Geely, Renault Group, dan Aramco, telah mengumumkan terobosan dalam teknologi mesin hybrid, yang bertujuan untuk 40% lebih rendah konsumsi bahan bakar dibandingkan rata-rata Eropa saat ini. Powertrain baru, yang dijadwalkan untuk didemonstrasikan pada awal tahun 2026, dirancang untuk sepenuhnya menggunakan bensin terbarukan, menandai langkah signifikan dalam peningkatan efisiensi mesin pembakaran internal (ICE).

Teknologi Hibrida Tetap Bermanfaat

Perkembangan ini terjadi pada saat para pembuat mobil sedang menempuh berbagai cara menuju dekarbonisasi. Meskipun kendaraan listrik baterai (BEV) semakin populer, sistem hibrida masih memainkan peran penting, terutama di wilayah dengan infrastruktur kendaraan listrik yang terbatas atau di mana preferensi konsumen lebih menyukai kendaraan ICE. Pengumuman Horse Powertrain menandakan bahwa teknologi ICE tidak ditinggalkan; melainkan disempurnakan untuk memenuhi standar emisi yang lebih ketat dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Horse Powertrain: Pemasok Powertrain Global

Didirikan pada tahun 2024, Horse Powertrain menggabungkan operasi hybrid dan ICE Geely dan Renault. Struktur kepemilikan perusahaan – 45% Geely, 45% Renault, dan 10% Aramco – menggarisbawahi aliansi strategis antara manufaktur otomotif, produksi energi, dan pengendalian rantai pasokan. Sebagai pemasok utama, Horse Powertrain mendukung merek seperti Renault, Geely Auto, Volvo Cars, Nissan, Mitsubishi Motors, dan Proton dengan mesin dan sistem hybrid.

Mesin Hibrida H12: Spesifikasi Teknis

Inti dari teknologi baru ini adalah konsep mesin hybrid Horse H12, yang dikembangkan bersama perusahaan energi Spanyol Repsol. Fitur utama meliputi:

  • Rasio Kompresi Tinggi : 17:1, memaksimalkan efisiensi pembakaran.
  • Sistem EGR yang didesain ulang : Mengoptimalkan resirkulasi gas buang untuk meningkatkan kinerja.
  • Turbocharging yang Dioptimalkan : Meningkatkan output daya dan penghematan bahan bakar.
  • Kalibrasi Hibrid : Pengaturan transmisi yang disempurnakan untuk integrasi mulus dengan komponen listrik.

Peningkatan ini menghasilkan efisiensi termal rem puncak sebesar 44,2%, sehingga konsumsi bahan bakar turun di bawah 3,3 liter per 100 km dalam kondisi pengujian WLTP – peningkatan substansial dibandingkan rata-rata Eropa pada tahun 2023.

Integrasi Bensin Terbarukan

Mesin ini dirancang untuk beroperasi hanya dengan bahan bakar terbarukan Repsol, yang dihasilkan dari bahan baku berkelanjutan. Artinya, seluruh siklus hidup bahan bakar, mulai dari produksi hingga pembakaran, bisa bersifat karbon netral atau bahkan negatif, bergantung pada sumber bahan bakar terbarukan. Kendaraan ukuran sedang yang dilengkapi sistem hibrida ini dapat mengurangi emisi CO₂ sekitar 1,77 ton per tahun berdasarkan jarak berkendara tahunan sebesar 12.500 km.

Manufaktur Global dan Prospek Masa Depan

Horse Powertrain mengoperasikan 17 pabrik manufaktur dan lima pusat penelitian dan pengembangan di seluruh dunia, yang berfungsi sebagai pemasok penting untuk platform kendaraan yang terhubung dengan Geely dan Renault. Perusahaan telah membangun dan menguji dua mesin prototipe, dengan kendaraan demonstran pertama diharapkan tersedia pada awal tahun 2026.

Powertrain hybrid ini mewakili langkah strategis menuju mobilitas berkelanjutan, yang menunjukkan bagaimana teknologi ICE dapat beradaptasi untuk memenuhi tuntutan lanskap otomotif yang berubah dengan cepat.

Perkembangan ini menegaskan bahwa sistem hibrida akan tetap relevan ketika produsen mobil dan pemasok menavigasi transisi menuju elektrifikasi penuh, mengakomodasi beragam kondisi regional dan kebutuhan konsumen.