Skoda mengambil pendekatan mengejutkan terhadap kustomisasi mobil, memungkinkan pelanggannya memutuskan warna cat baru melalui jajak pendapat di media sosial. Hal ini sangat kontras dengan produsen mobil lain yang semakin menyederhanakan pilihan warna untuk menghemat uang. Hasil terbaru? Warna cerah yang disebut Kulit Naga, dipilih oleh penggemar dibandingkan alternatif seperti Storm Blue dan Tangerine Orange.
Bangkitnya Pilihan Pelanggan
Warna Kulit Naga akan tersedia mulai 4 Maret sebagai peningkatan £855 ($1.152) untuk model Octavia tertentu. Ini termasuk vRS hatchback dan versi estate, serta 130 mobil Octavia Sportline yang diproduksi secara terbatas akhir tahun ini. Ini juga bukan langkah yang hanya dilakukan satu kali saja: Skoda sebelumnya membiarkan penggemar memilih Waterworld Green dan Space Violet, dan menambahkan mereka ke lineup tahun lalu.
Tren ini signifikan karena produsen mobil umumnya mengurangi opsi penyesuaian. Warna-warna cerah, khususnya, sering kali dipotong untuk menyederhanakan produksi. Namun Skoda yakin pelanggannya menginginkan sesuatu yang berbeda. Foto menunjukkan Kulit Naga adalah perpaduan antara kuning dan hijau, yang cenderung terlihat lebih berani jika dilihat secara langsung.
Warna Cerah dan Transmisi Manual: Popularitas Skoda yang Tak Terduga
Pembeli Skoda jelas senang menonjol. Pada tahun 2023, biru adalah warna paling populer di Inggris, dengan 30% dari semua Skoda baru dijual dalam warna tersebut. Abu-abu (26%), hitam (17%), dan putih (12%) berada di urutan belakang.
Namun penolakan Skoda terhadap norma-norma industri tidak berhenti pada cat saja. Merek ini juga melihat adanya permintaan yang tinggi terhadap transmisi manual, sebuah segmen di mana sebagian besar pembuat mobil mendorong transmisi otomatis. Sebanyak 69% mobil Fabia yang terjual pada tahun 2024 adalah mobil manual, dan bahkan Octavia memiliki tingkat pengambilan manual sebesar 20%. Scala dan Kamiq juga menunjukkan angka manual yang kuat masing-masing sebesar 45% dan 35%.
Skoda terus melayani pelanggan yang menginginkan personalisasi dan pengalaman berkendara yang lebih menarik di pasar yang semakin bergerak menuju keseragaman.
Preferensi ini menunjukkan bahwa sebagian pembeli masih menghargai pilihan dan kendali, bahkan ketika industri otomotif cenderung menuju penyederhanaan. Hal ini menjadikan Skoda pemain yang menonjol, bertaruh pada apa yang sebenarnya diinginkan pelanggannya daripada apa yang paling hemat biaya bagi produsen.























