Додому Berita dan Artikel Terbaru Model Listrik Hyundai dan Kia Menghadapi Ketidakpastian di Pasar AS

Model Listrik Hyundai dan Kia Menghadapi Ketidakpastian di Pasar AS

Model Listrik Hyundai dan Kia Menghadapi Ketidakpastian di Pasar AS

Masa depan beberapa kendaraan listrik (EV) Hyundai dan Kia di Amerika Serikat dipertanyakan, karena perusahaan menunda atau membatalkan rencana model tertentu di tengah penurunan penjualan dan perubahan kondisi pasar. Pergeseran ini terjadi setelah penghapusan kredit pajak kendaraan listrik federal pada musim gugur lalu, yang memicu penurunan signifikan dalam permintaan kendaraan listrik secara nasional.

Penurunan Penjualan EV dan Pergeseran Pasar

Penjualan mobil listrik, yang dulunya terus meningkat, telah melambat secara dramatis sejak kredit pajak federal berakhir. Hal ini memaksa Hyundai dan Kia untuk menilai kembali perluasan jajaran kendaraan listrik mereka, dengan beberapa model kini menghadapi penundaan yang tidak dapat ditentukan atau pembatalan langsung. Situasi ini menyoroti tren yang lebih luas: pasar kendaraan listrik sedang melemah, dan produsen mobil bereaksi dengan mengurangi rencana ambisiusnya.

Jajaran Produk Listrik Hyundai: Apa yang Dikonfirmasi, Apa yang Tidak?

Hyundai telah mengonfirmasi bahwa Ioniq 5 dan Ioniq 9 2026 (keduanya dibuat di AS) akan terus berlanjut, meskipun penjualan Ioniq 9 turun hampir 50% sejak kredit pajak berakhir. Ioniq 5 yang populer telah mengalami rebound, dengan peningkatan penjualan sebesar 33% di bulan Februari. Namun, Ioniq 6 mengalami kesulitan, dengan penjualan turun 77% dari tahun ke tahun, dan tidak ada kabar resmi apakah model 2026 yang diperbarui akan mencapai showroom AS. Hyundai juga akan menjual Ioniq 6 N berperforma tinggi dalam jumlah terbatas di AS.

Masa Depan EV Kia: Model di Limbo

Kia telah mengonfirmasi EV9 2026 tetapi tetap bungkam mengenai EV6. Penjualan kedua model tersebut turun secara signifikan, dengan EV6 turun dari 2.817 unit menjadi 1.140 pada periode yang sama tahun lalu. Versi GT performa tinggi dari EV6 telah dibatalkan. Masalah yang lebih rumit adalah Kia telah menunda peluncuran sedan EV4 tanpa batas waktu dan menghapus sebagian besar informasi tentangnya dari situs webnya. Rencana untuk SUV EV3 terkait juga tidak pasti, dengan sedikit atau tidak ada informasi baru yang tersedia. Situasi ini mencerminkan potensi kekhawatiran mengenai tarif impor dan pergeseran prioritas pasar.

Genesis EVs: Penjualan Merosot dan Prospek Tidak Pasti

Genesis, merek mewah Hyundai, juga menghadapi tantangan. Penjualan GV60 dan Electrified GV70 anjlok, dengan volume turun lebih dari 80% dibandingkan tahun lalu. Sedan Electrified G80 dihentikan produksinya pada Agustus 2025. GV90, yang diberi teaser dengan konsep Neolun, masih belum dikonfirmasi untuk produksinya.

Tren menyeluruhnya jelas: Hyundai, Kia, dan Genesis memprioritaskan model yang sudah laris manis di AS, khususnya yang dibuat di dalam negeri. Mereka kemungkinan besar akan menunda atau membatalkan segmen kendaraan listrik yang kurang terbukti untuk beradaptasi dengan pasar pendingin.

Pada akhirnya, konsumen tidak boleh mengharapkan masuknya kendaraan listrik baru secara cepat dari produsen mobil ini dalam waktu dekat. Perusahaan-perusahaan tersebut kemungkinan akan fokus pada memaksimalkan penjualan model yang sudah ada dan sukses daripada mengambil risiko pada produk yang belum terbukti.

Exit mobile version