CATL Mendominasi Pasar Baterai EV Tiongkok, Mencapai Pangsa 50,1% pada Q1 2026

6

Limited (CATL) saat ini telah memperkuat posisinya sebagai kekuatan dominan di pasar baterai kendaraan listrik (EV) Tiongkok, dengan meraih pangsa produksi sebesar 50,1% pada kuartal pertama tahun 2026. Pencapaian ini, yang dilaporkan oleh China Passenger Car Association (CPCA), menandai pangsa pasar perusahaan yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meningkatnya pengaruh CATL terjadi ketika sektor kendaraan listrik Tiongkok menyesuaikan dengan perkembangan permintaan konsumen dan pengurangan subsidi.

Pertumbuhan Pasar dan Tren Produksi

Total volume produksi baterai kendaraan listrik Tiongkok mencapai 310 gigawatt-jam (GWh) pada Januari-Februari 2026, menunjukkan peningkatan 22% dari tahun ke tahun. Terlepas dari pertumbuhan ini, tren yang mengkhawatirkan muncul: hanya 19% baterai yang diproduksi benar-benar dipasang di kendaraan, yang merupakan proporsi terendah yang pernah tercatat. Keterputusan antara produksi dan instalasi menunjukkan adanya kelebihan pasokan atau tantangan logistik.

Penurunan jumlah instalasi terkait langsung dengan penghapusan subsidi pemerintah untuk kendaraan listrik. Pada bulan Februari saja, sekitar 370.000 baterai dipasang di seluruh kendaraan energi baru, termasuk kendaraan listrik baterai (BEV), hibrida plug-in (PHEV), dan kendaraan listrik jarak jauh (EREV). Namun, pemasangan PHEV turun 61%, dan pemasangan BEV turun 41%, menandakan penurunan permintaan dalam jangka pendek.

Dominasi CATL dalam Kimia Baterai

Kekuatan CATL terletak pada kepemimpinannya di berbagai bidang kimia baterai. Perusahaan saat ini menguasai 81,6% segmen baterai NMC ternary, sebagian besar disebabkan oleh peralihan strategis BYD ke baterai lithium iron phosphate (LFP). Pada saat yang sama, pangsa baterai LFP CATL meningkat menjadi 41% pada Q1 2026, yang merupakan level tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Dominasi ganda ini menempatkan CATL secara unik untuk memenuhi beragam kebutuhan produsen kendaraan listrik, karena teknologi NMC dan LFP tetap penting untuk berbagai segmen kendaraan.

Tren Penurunan Pangsa dan Kepadatan Energi BYD

BYD, yang pernah menjadi pesaing tangguh, mengalami penurunan pangsa pasar yang signifikan hingga 17,5% pada Q1 2026 – kinerja terlemahnya dalam lima tahun terakhir. Perusahaan masih memegang 22,6% segmen baterai LFP, namun pangsa keseluruhannya jelas menyusut.

Sementara itu, kepadatan energi baterai meningkat: 15% baterai terpasang memiliki kepadatan di atas 160 Wh/kg. Baterai dengan kepadatan di bawah 125 Wh/kg telah menghilang dari pasaran, hal ini menunjukkan adanya pergeseran ke arah sel berperforma lebih tinggi. Kisaran kepadatan energi dominan untuk kendaraan listrik saat ini adalah antara 125 dan 160 Wh/kg.

Implikasi dan Pandangan ke Depan

Dominasi CATL yang semakin besar di pasar baterai kendaraan listrik menimbulkan pertanyaan mengenai persaingan, ketahanan rantai pasokan, dan implikasi jangka panjang terhadap keterjangkauan kendaraan listrik. Terputusnya hubungan antara produksi dan instalasi saat ini menunjukkan bahwa kelebihan kapasitas dapat menjadi masalah yang signifikan, dan berpotensi menurunkan harga baterai.

Penurunan saham BYD menggarisbawahi tantangan yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan yang melakukan transisi antar bidang kimia baterai. Ketika subsidi pemerintah memudar, masa depan pasar kendaraan listrik Tiongkok akan sangat bergantung pada inovasi, pengurangan biaya, dan kemampuan produsen untuk beradaptasi terhadap perubahan preferensi konsumen.