Great Wall Motor (GWM) telah merilis gambar resmi dari SUV andalannya yang akan datang, yang saat ini diidentifikasi dengan nama kode HX. Crossover tiga baris berukuran penuh ini menandai langkah signifikan dalam evolusi Haval, menuju elektrifikasi yang lebih canggih dan kemampuan mengemudi otonom. Meskipun nama produksi resminya masih dirahasiakan hingga 10 April, pratinjau tersebut mengungkapkan kendaraan yang dirancang untuk bersaing di pasar SUV global papan atas.
Desain dan Arsitektur: Estetika yang Tangguh
Haval HX mengadopsi siluet “blok”, bercirikan garis atap datar dan spatbor yang terpahat, menandakan identitas yang lebih kokoh dibandingkan crossover yang berfokus pada perkotaan sebelumnya.
Elemen desain utama meliputi:
– Profil Depan: Lampu depan persegi panjang besar, gril ramping, dan saluran masuk udara besar untuk meningkatkan pendinginan.
– Fitur Utilitas: Gagang pintu tradisional, pelek krom jari-jari multi-sp, dan lapisan plastik pelindung di sekeliling bodi bawah.
– Konfigurasi Belakang: Pintu belakang ayun klasik yang dilengkapi dengan roda cadangan ukuran penuh, menunjukkan desain yang dipengaruhi oleh off-roader tradisional.
Di bagian bawah bodinya, HX dibuat berdasarkan arsitektur modular GWM One. Platform serbaguna ini merupakan aset strategis bagi GWM, karena dirancang untuk mendukung lima jenis powertrain berbeda: Internal Combustion (ICE), Plug-in Hybrid (PHEV), Hybrid (HEV), Battery Electric (BEV), dan Fuel Cell Electric (FCEV).
Powertrain dan Performa Tingkat Lanjut
Spesifikasi teknis spesifik untuk HX belum diselesaikan, namun model yang terungkap menggunakan Pengaturan motor ganda Hi4-Z.
Sistem hybrid plug-in ini merupakan bagian dari tren teknologi yang lebih luas dalam GWM untuk bergerak menuju efisiensi tegangan tinggi. Sebagai contoh, kendaraan lain pada platform GWM One menggunakan sistem tegangan tinggi 800V dan motor listrik belakang bertenaga yang mampu menghasilkan hingga 300 kW (402 hp). Mengingat status andalannya, HX diharapkan lebih besar dari Haval H9 generasi kedua saat ini, yang berukuran panjang 4.950 mm.
Kecerdasan dan Kemampuan Otonom
Salah satu peningkatan paling signifikan pada HX adalah integrasi teknologi berkendara berbantuan terbaru dari GWM. Kendaraan ini menggunakan model VLA (Vision, Language, Action), kerangka kerja AI canggih yang sebelumnya terlihat di Wey 07 (Lanshan).
Sistem ini mengaktifkan beberapa fitur kelas atas:
– Navigate On Autopilot (NOA): Menyediakan kemampuan mengemudi semi-otonom baik di jalan raya maupun jalan perkotaan yang kompleks.
– Sistem Bantuan Pengemudi Tingkat Lanjut (ADAS): Termasuk fungsi parkir otomatis.
– Integrasi Perangkat Keras: Kehadiran sensor LiDAR di atap menegaskan ketergantungan kendaraan pada sensor presisi tinggi untuk menavigasi lingkungannya dengan aman.
Implikasi Pasar Global
Haval telah membangun kehadiran internasional yang kuat, dengan pangsa pasar yang signifikan di kawasan seperti Australia dan Afrika Selatan. Pengenalan HX menunjukkan bahwa GWM ingin meningkatkan merek Haval dari penyedia SUV yang berorientasi pada nilai menjadi pesaing di segmen andalan premium dan berteknologi tinggi.
HX mewakili transisi Haval menuju identitas “yang mengutamakan teknologi”, menggabungkan utilitas SUV format besar dengan AI mutakhir dan efisiensi hibrida.
Pengungkapan resmi mendatang pada 10 April akan mengonfirmasi apakah model ini akan berfungsi sebagai tolok ukur global baru untuk merek Haval.






















