Sensasi Murah: Honda Civic Si dan VW New Beetle GLS 1.8T Ditinjau Kembali

26

Pada akhir tahun 1990-an, pasar mobil dengan harga terjangkau dan performa tinggi menyusut. Produsen mulai menjauhi kendaraan kompak yang menyenangkan dan sporty demi kendaraan yang lebih besar dan lebih menguntungkan. Namun, beberapa model masih memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan dengan anggaran terbatas. Mobil dan Pengemudi menguji dua pesaing tersebut: Honda Civic Si 1999 dan Volkswagen New Beetle GLS 1.8T. Pertanyaannya saat itu – seperti sekarang – sederhana saja: di mana para penggemar dapat menemukan kecepatan yang murah?

Generasi dengan Performa Terjangkau yang Hilang

Peralihan dari mobil kecil yang penuh semangat didorong oleh tren pasar. Produsen menyadari bahwa mereka dapat menghasilkan lebih banyak uang dari kendaraan yang lebih besar dan mewah. Artinya, mobil kompak dengan mesin yang diubah, suspensi yang lebih kaku, dan ban yang agresif semakin langka. GTI masih bertahan, namun banyak lainnya – Dodge Colt/Mitsubishi Mirage Turbo, Pontiac Sunbird GT Turbo, Chevy Cavalier Z24 V-6 – telah menghilang.

Civic Si dan New Beetle mewakili pertahanan terakhir bagi ras yang sekarat ini. Kedua mobil tersebut menawarkan lebih dari 150 tenaga kuda pada platform penggerak roda depan dengan harga di bawah $20.000.

Volkswagen New Beetle GLS 1.8T: Gaya Di Atas Substansi

New Beetle Turbo menonjol karena gayanya yang khas. Desain retro mendominasi perbincangan, menjadikannya lebih sebagai pernyataan fesyen daripada mesin performa. Interiornya unik namun tidak praktis, dengan ruang kepala terbatas di belakang dan tata letak kokpit yang canggung.

Di bawah kap, mesin empat silinder 1,8 liter turbocharged yang dipinjam dari Audi menghasilkan 150 tenaga kuda. Mobil tersebut berakselerasi hingga 60 mph dalam 7,3 detik, membuatnya sedikit lebih cepat dibandingkan versi non-turbo. Suspensinya kokoh tetapi tidak terlalu sporty, dan remnya ditingkatkan untuk menghasilkan tenaga ekstra.

Namun performa Turbo terasa tertahan. Turbo lag memerlukan kontrol throttle yang hati-hati, dan pengalaman berkendara secara keseluruhan tidak memiliki keseruan dibandingkan para pesaingnya. New Beetle adalah mobil dengan performa yang kompeten, namun daya tarik sebenarnya terletak pada gaya uniknya, bukan pada dinamika berkendaranya.

“New Beetle Turbo memiliki performa yang kuat dengan denyut nadi yang rendah. Tenang, bahkan santai, dengan sedikit kebisingan dan tidak ada dorongan semangat yang mengalir melalui kontrol yang biasanya kita kaitkan dengan kecepatan murah.”

Honda Civic Si: Pilihan Pengemudi

Honda Civic Si adalah pemenangnya. Mesin VTEC berkekuatan 160 tenaga kuda menghadirkan pengalaman berkendara menarik yang tidak dapat ditandingi oleh New Beetle. Si berakselerasi hingga 60 mph dalam 7,6 detik dan mencatat waktu seperempat mil dalam 16,1 detik.

Lebih penting lagi, Si ditangani seperti instrumen presisi. Suspensinya kencang dan responsif, memberikan keseimbangan dan cengkeraman yang sangat baik (0,83 g pada skidpad). Kurangnya ABS mendorong pengemudi yang terampil untuk mendorong mobil hingga batas kemampuannya, sementara mesin VTEC memberikan lonjakan tenaga yang mendebarkan pada RPM tinggi.

Civic Si terasa seperti versi NSX andalan Honda yang lebih kecil, menawarkan tingkat kehalusan dan keterlibatan berkendara yang serupa. Interiornya fungsional tetapi biasa-biasa saja, dan kurangnya transmisi enam kecepatan merupakan peluang yang terlewatkan.

“Tes ini dilakukan di California, yang jalanannya mulus. Pengendaraan Si yang kencang tidak menjadi masalah. Di jalanan Michigan yang bergelombang, mungkin terasa tidak nyaman bagi sebagian orang. Namun tidak bagi siapa pun yang benar-benar menyukai kecepatan murah.”

Putusan

Honda Civic Si 1999 adalah pilihan terbaik bagi para penggemar yang mencari performa terjangkau. Penanganannya yang tajam, mesin yang menggembirakan, dan dinamika berkendara secara keseluruhan menjadikannya menonjol di pasar yang sedang menyusut. VW New Beetle GLS 1.8T menawarkan alternatif gaya, namun performanya dibayangi oleh desainnya yang unik.

Hilangnya mobil-mobil ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam industri otomotif: pengutamaan keuntungan dibandingkan gairah. Saat ini, menemukan kendaraan yang benar-benar terjangkau dan berperforma tinggi menjadi semakin menantang, menjadikan Civic Si dan New Beetle GLS 1.8T sebagai peninggalan berharga di masa lalu.